Entity
Relationship Diagram
-
Merupakan diagram yang menggambarkan
hubungan antar entitas.
-
ER Diagram dapat mengekspresikan
struktur logis sebuah basis data dengan simple dan jelas.
-
Terdiri dari 3 bentuk:
Ø Persegi
(Entitas)
Ø Elips
(Atribut)
Ø Garis
(Relationship)
Entitas
-
Merupakan objek yang ada dan dapat
dibedakan dari objek lain.
-
Sbuah entitas memiliki atribut yang
membedakan dirinya dengan objek lain, dan seringkal punya hubungan dengan objek
lain
-
Contoh:
Ø Manusia
: Mahasiswa, Pasien, Pegawai.
Ø Tempat
: Toko, Gudang.
Ø Kejadian
: Kecelakaan, Upacara.
Set
Entitas
-
Merupakan kumpulan entitas yang
mempunyai tipe yang sama contoh kumpula mahasiswa.
-
Entity set dari entitas yang sama tidak
perlu diuraikan.
Attribute
-
Sebuah entitas direpresentasikan oleh
beberapa attribute.
-
Attribute merupakan properti deskriptif
yang dimiliki semua anggota dari semua set entitas.
-
Contoh: Mahasiswa à
NIM, NAMA, TGL LAHIR.
-
Setiap attribute pada entitas memiliki
kunci attribute yang bersifat unik (Primary Key).
-
Contoh: Mahasiswa à
Primary Key = NIM.
Value
Set (Domain)
-
Kumpulan nilai yang dapat dimasukkan
pada setiap attribute. Kumpulan nilai yang dapat dimiliki oleh attribute suatu
entitas.
-
Domain dari suatu attribute yaitu tipe
data, panjang, format, nilai yang memungkinkan keunikan suatu attribute.
Jenis
Attribute
-
Single Valued Attribute, merupakan
attribute yang hanya memiliki 1 nilai, contoh : Jenis Kelamin.
-
Multi Valued Attribute, merupakan
attribute yang bisa memiliki banyak nilai, contoh : attribute pada entity
mahasiswa.
-
Derivatif Attribute : attribute yang
dihasilkan dari attribute lain yang tidak berasal dari satu entitas, contoh
attribute : umur dari attribute tanggal lahir.
Relationship
-
Merupakan hubungan yang terjadi dari
satu atau lebih entitas.
-
Dapat memiliki attribute dimana terjadi
transaksi yang menghasilkan nilai tertentu.
-
Contoh: Mahasiswa dengan NIM = “9900002”
bernama = “Hasan” berelasi dengan entitas mata kuliah kd_mk = “BD02” dan
nama_kul= ”Basis Data”.
-
Relasi kedua entitas tersebut adalah,
Mahasiswa sedang mengambil mata kuliah tersebut.
Cardinality
Ratio
-
Menjelaskan jumlah keterhubungan satu
entitas dengan entitas lainnya.
-
Cardinality One to One, terjadi jika
satu entitas pada entitas A berhubungan dengan paling banyak satu entitas pada
entitas B dan juga sebaliknya.
-
Cardinality One to Many, jika suatu
entitas di A dihubungkan dengan sejumlah entitas di B, Contoh, banyak karyawan
yang bekerja pada satu departemen atau satu departemen memiliki banyak
karyawan.
-
Cardinality Many to Many, Setiap entitas
A dapat berhubungan dengan banyak entitas B dan sebaliknya. Contoh: Satu proyek
mempunyai banyak karyawan atau sebaliknya.
Tahap
membuat EDR
-
Mengidentifikasikan dan menetapkan
seluruh himpunan entitas yang terlibat.
-
Menentukan attribute-attribute setiap
entitas.
-
Menentukan primary key attribute tiap
entitas.
-
Menentukan relationship antar entity.
-
Menentukan attribute-attribute dari tiap
relationship.
-
Menentukan Cardinality Ratio
-
Menentukan participation constraint.

0 comments:
Post a Comment