Pages

Thursday, September 27, 2012

Pertemuan 3 - Entity Relationship


Entity Relationship Diagram
-       Merupakan diagram yang menggambarkan hubungan antar entitas.
-       ER Diagram dapat mengekspresikan struktur logis sebuah basis data dengan simple dan jelas.
-       Terdiri dari 3 bentuk:
Ø  Persegi (Entitas)
Ø  Elips (Atribut)
Ø  Garis (Relationship)

Entitas
-       Merupakan objek yang ada dan dapat dibedakan dari objek lain.
-       Sbuah entitas memiliki atribut yang membedakan dirinya dengan objek lain, dan seringkal punya hubungan dengan objek lain
-       Contoh:
Ø  Manusia : Mahasiswa, Pasien, Pegawai.
Ø  Tempat : Toko, Gudang.
Ø  Kejadian : Kecelakaan, Upacara.

Set Entitas
-       Merupakan kumpulan entitas yang mempunyai tipe yang sama contoh kumpula mahasiswa.
-       Entity set dari entitas yang sama tidak perlu diuraikan.

Attribute
-       Sebuah entitas direpresentasikan oleh beberapa attribute.
-       Attribute merupakan properti deskriptif yang dimiliki semua anggota dari semua set entitas.
-       Contoh: Mahasiswa à NIM, NAMA, TGL LAHIR.
-       Setiap attribute pada entitas memiliki kunci attribute yang bersifat unik (Primary Key).
-       Contoh: Mahasiswa à Primary Key = NIM.

Value Set (Domain)
-       Kumpulan nilai yang dapat dimasukkan pada setiap attribute. Kumpulan nilai yang dapat dimiliki oleh attribute suatu entitas.
-       Domain dari suatu attribute yaitu tipe data, panjang, format, nilai yang memungkinkan keunikan suatu attribute.

Jenis Attribute
-       Single Valued Attribute, merupakan attribute yang hanya memiliki 1 nilai, contoh : Jenis Kelamin.
-       Multi Valued Attribute, merupakan attribute yang bisa memiliki banyak nilai, contoh : attribute pada entity mahasiswa.
-       Derivatif Attribute : attribute yang dihasilkan dari attribute lain yang tidak berasal dari satu entitas, contoh attribute : umur dari attribute tanggal lahir.

Relationship
-       Merupakan hubungan yang terjadi dari satu atau lebih entitas.
-       Dapat memiliki attribute dimana terjadi transaksi yang menghasilkan nilai tertentu.
-       Contoh: Mahasiswa dengan NIM = “9900002” bernama = “Hasan” berelasi dengan entitas mata kuliah kd_mk = “BD02” dan nama_kul= ”Basis Data”.
-       Relasi kedua entitas tersebut adalah, Mahasiswa sedang mengambil mata kuliah tersebut.

Cardinality Ratio
-       Menjelaskan jumlah keterhubungan satu entitas dengan entitas lainnya.
-       Cardinality One to One, terjadi jika satu entitas pada entitas A berhubungan dengan paling banyak satu entitas pada entitas B dan juga sebaliknya.
-       Cardinality One to Many, jika suatu entitas di A dihubungkan dengan sejumlah entitas di B, Contoh, banyak karyawan yang bekerja pada satu departemen atau satu departemen memiliki banyak karyawan.
-       Cardinality Many to Many, Setiap entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas B dan sebaliknya. Contoh: Satu proyek mempunyai banyak karyawan atau sebaliknya.

Tahap membuat EDR
-       Mengidentifikasikan dan menetapkan seluruh himpunan entitas yang terlibat.
-       Menentukan attribute-attribute setiap entitas.
-       Menentukan primary key attribute tiap entitas.
-       Menentukan relationship antar entity.
-       Menentukan attribute-attribute dari tiap relationship.
-       Menentukan Cardinality Ratio
-       Menentukan participation constraint.


0 comments:

Post a Comment